Category: Featured

  • RESPON CEPAT LAPORAN MASYARAKAT, BNN GEREBEK KAMPUNG NARKOBA DI SUMATERA UTARA

    RESPON CEPAT LAPORAN MASYARAKAT, BNN GEREBEK KAMPUNG NARKOBA DI SUMATERA UTARA

     

    Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Operasi Saber Bersinar 2026 di wilayah Kampung Narkoba Lorong 6, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara, pada Rabu (13/5).

    Operasi ini dilaksanakan bersama Polri sebagai bentuk sinergi aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah rawan. Kolaborasi BNN dan Polri menjadi kunci dalam memastikan tindakan hukum berjalan cepat, terukur, dan sesuai prosedur.

    Menyasar sejumlah lapak narkoba dan rumah yang diduga menjadi lokasi aktivitas jaringan peredaran narkoba, operasi ini merupakan bentuk respons cepat BNN dalam menindaklanjuti keresahan dan laporan masyarakat terkait maraknya peredaran gelap narkoba.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui kawasan tersebut dikendalikan oleh jaringan berinisial W yang diduga mengoordinir sejumlah lapak peredaran narkoba di wilayah Aek Kanopan Timur.

    Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh orang berinisial RTM, S, AR, ANS, AHP, T, dan A yang diduga terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

    Para tersangka saat ini diamankan sementara di Polsek Kuala Hulu, Labuhan Batu Utara, untuk menjalani proses pemeriksaan awal sebelum diserahkan dan dilakukan proses hukum lebih lanjut oleh BNN.

    Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa sabu dengan berat kurang lebih 10 gram, 46 alat hisap/bong, timbangan digital, telepon genggam, kartu ATM, buku tabungan, dokumen kendaraan, serta uang tunai sebesar kurang lebih Rp188 juta yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran gelap narkoba.

    BNN menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan merespons cepat laporan masyarakat dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba, khususnya di wilayah-wilayah rawan yang berdampak langsung terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.

    Selanjutnya para tersangka dan barang bukti akan diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    #WarOnDrugsForHumanity

    _BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN_

  • Greenhouse SPPG Palmerah Panen Sawi dan Nila Untuk Menu Bergizi

    Greenhouse SPPG Palmerah Panen Sawi dan Nila Untuk Menu Bergizi

     12 May 2026 – 13:00 WIB

    Dok. PMJ

    Jakarta. Greenhouse SPPG Palmerah Polda Metro Jaya memanen sayuran sawi dan ikan nila. Hasil panen tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan bahan baku menu bergizi di SPPG Polri Palmerah.

    Auditor Kepolisian Madya Tk III Itwasda Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ardanto mengatakan, panen sawi dilakukan dari tiga meja tanam. Seluruh hasil panen diperkirakan mencapai 80 kilogram.


    “Siang ini kami sedang melakukan panen sayuran sawi di Greenhouse SPPG Palmerah Polda Metro Jaya. Saat ini ada tiga meja sawi yang dipanen dengan estimasi berat total sekitar 80 kilogram,” jelasnya dalam keterangan tertulis, (12/5/26).

    Kombes Pol. Ardanto mengatakan, sayuran tersebut dibudidayakan dengan metode hidroponik dan bebas pestisida. Proses tanam sampai panen dilakukan selama kurang lebih satu bulan.

    Panen kali ini merupakan siklus kedua yang diperuntukkan bagi SPPG Palmerah.

    “Ke depan, produksi ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Selanjutnya kami juga merencanakan untuk memasok kebutuhan SPPG lainnya di lingkungan Polda Metro Jaya yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari,” ujarnya.

    Selain sayuran, ujarnya, Greenhouse SPPG Palmerah juga memanen ikan Patin sebanyak sekitar 560 ekor. Kombes Pol. Ardanto menyebut, ikan itu merupakan bagian dari ekosistem rantai pasok sumber protein untuk kebutuhan bahan baku SPPG Palmerah.

    “Ikan patin ini bagian dari ekosistem rantai pasok yang ada di SPPG Palmerah Polda Metro Jaya. Saat ini kami melaksanakan pemanenan sekitar 560 ekor yang nantinya digunakan sebagai bahan baku di SPPG Palmerah,” jelasnya.

    Menurut Kombes Pol. Ardanto, budidaya ikan dilakukan secara berkesinambungan. Sejak awal, pihaknya menebar sekitar 3.000 bibit ikan. Ia menyebut, panen kemudian dilakukan secara parsial untuk menyesuaikan perkembangan ikan dan kapasitas kolam bioflok.

    “Pada prinsipnya ini bagian dari ketahanan pangan. Kami menyiapkan sumber bahan baku, sekaligus menjaga keberlanjutan rantai pasok yang ada di lingkungan SPPG Palmerah,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala SPPG Polres Metro Jakarta Barat Palmerah, Mustaqim, mengatakan bahwa bahan baku hasil panen akan digunakan untuk menu esok hari. Sayuran akan diolah menjadi sawi rebus dan pokcoy bawang putih, sedangkan ikan akan diolah menjadi ikan fillet crispy dan sebagian digiling menjadi siomay.

    “Hari ini kami menerima hasil bahan baku dari Greenhouse Polda Metro Jaya. Bahan baku tersebut akan kami gunakan untuk menu pada esok hari,” ujar Mustaqim.

    Mustaqim menyebut bahwa SPPG Polri Palmerah melayani enam sekolah dan tiga posyandu. Sampai saat ini, total penerima manfaat mencapai 2.529 orang, terdiri dari peserta didik, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

  • Polda Sumsel Kerja Sama dengan Pertamina EP, Dukung Ketahanan Energi Nasional

    Polda Sumsel Kerja Sama dengan Pertamina EP, Dukung Ketahanan Energi Nasional

    PALEMBANG (tribratanews.jatim.polri.go.id) – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat komitmen institusi dalam mendukung ketahanan energi nasional. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP).

    Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan wujud dukungan penuh kepolisian terhadap implementasi Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 14 Tahun 2025. Aturan tersebut menata pengelolaan sumur minyak oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Koperasi, dan UMKM agar berjalan secara tertib, aman, legal, serta produktif.

    “Komitmen utama dari tata kelola sumur minyak ini adalah memastikan tidak boleh lagi ada korban jiwa akibat insiden kecelakaan kerja, dan tidak boleh lagi ada pencemaran lingkungan. Ke depan, lingkungan yang terlanjur terdampak harus kita revitalisasi bersama. Ini adalah tanggung jawab kita terhadap anak cucu kelak,” ujar Kapolda Sumsel dalam sambutannya, Senin (11/5/2026).

    Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, sinergi ini bertujuan untuk mengubah aktivitas yang sebelumnya tidak sesuai aturan menjadi legal dan terstruktur. Ia pun mendorong agar pihak Pertamina dapat menyerap hasil produksi masyarakat secara maksimal, dengan standar kualitas serta harga beli yang transparan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara nyata.

    Menurutnya, kehadiran Polri di lapangan secara khusus ditujukan untuk memberikan kepastian hukum dan mengantisipasi potensi konflik sosial di tengah masyarakat. Pendekatan utama yang dikedepankan adalah langkah preemtif dan preventif melalui edukasi hukum dan pembinaan yang berkelanjutan, bersinergi dengan Satgas Terpadu lintas sektoral.

    Irjen Pol. Sandi memberikan peringatan bagi pihak-pihak yang tidak mematuhi kesepakatan tata kelola yang baru.

    “Bagi oknum yang masih berupaya menjalankan praktik penyulingan atau pengeboran di luar tata kelola yang disepakati ini, kami jajaran Polda Sumsel telah berkomitmen penuh untuk melakukan tindakan hukum yang tegas,” jelasnya.

    Melalui sinergi lintas sektoral ini, ujar Kapolda, dapat dilakukan antisipasi berbagai potensi dinamika di lapangan. Dengan begitu, diharapkan lifting minyak naik, kesejahteraan masyarakat bertambah, kelestarian lingkungan terjaga, dan situasi keamanan tetap kondusif.

    Penandatanganan kerja sama ini juga diharapkan Kapolda menjadi langkah monumental yang mengukuhkan sinergi berkelanjutan antara Polri, pemerintah, dan sektor energi. Ke depan, Polda Sumsel akan terus memberikan pengabdian terbaiknya dalam mengawal implementasi tata kelola ini agar wilayah Sumsel tidak hanya berkontribusi maksimal terhadap ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi model percontohan pengelolaan sumber daya alam yang tertib hukum, berwawasan lingkungan, dan membawa kemakmuran merata bagi rakyat.

  • Polisi Bongkar Gudang Ribuan Motor Diduga untuk Ekspor Ilegal

    Polisi Bongkar Gudang Ribuan Motor Diduga untuk Ekspor Ilegal

    Jakarta — Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penadahan kendaraan bermotor dan penyelundupan sepeda motor ilegal ke luar negeri. Pengungkapan dilakukan di sebuah gudang penyimpanan kendaraan di Jalan Kemandoran Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan ini menjadi perhatian karena polisi menemukan ribuan kendaraan tanpa dokumen kepemilikan yang sah. Sebagian kendaraan juga sudah dibongkar menjadi komponen untuk memudahkan pengemasan dan pengiriman.

    “Praktik seperti ini menjadi ancaman serius. Tempat penampungan kendaraan tanpa dokumen sah dapat menjadi ruang bagi berulangnya kejahatan kendaraan bermotor di masyarakat,” ujarnya.

    Sementara, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin menjelaskan, dari lokasi tersebut polisi mengamankan 1.494 unit sepeda motor. Rinciannya, 957 unit masih dalam kondisi utuh dan 537 unit lainnya sudah dalam kondisi terbongkar.

    “Kendaraan tersebut diduga berasal dari perbuatan tindak pidana. Pihak terkait tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah, seperti faktur maupun dokumen kendaraan lainnya,” kata Iman.

    Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial WS. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan jaringan lain, mulai dari penyedia kendaraan, pengepul, hingga pihak yang diduga mengirim kendaraan ke luar negeri, termasuk ke Tahiti dan Togo.

    “Saat ini baru satu tersangka yang kami tetapkan. Namun penyidikan masih terus dikembangkan karena perkara ini diduga melibatkan jaringan yang saling berkaitan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Kombes Pol Budi menegaskan, masyarakat, dealer, pelaku usaha, maupun lembaga pembiayaan yang merasa memiliki keterkaitan dengan kendaraan yang sedang didalami dapat berkoordinasi dengan penyidik. Ia memastikan proses hukum dilakukan profesional, transparan, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

    “Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Kami mengajak masyarakat menjaga ketertiban, melindungi data pribadi, serta segera melapor melalui layanan 110 jika mengetahui dugaan tindak pidana,” pungkasnya

  • Polda Metro Jaya Sukses Bongkar Penadahan 99 Ribu Motor Ilegal di Jakarta

    Polda Metro Jaya Sukses Bongkar Penadahan 99 Ribu Motor Ilegal di Jakarta

    Jakarta — Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap dugaan penadahan kendaraan bermotor dan penyelundupan sepeda motor ilegal ke luar negeri. Pengungkapan dilakukan di sebuah gudang penyimpanan kendaraan di Jalan Kemandoran Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan ini menjadi perhatian karena polisi menemukan ribuan kendaraan tanpa dokumen kepemilikan yang sah. Sebagian kendaraan juga sudah dibongkar menjadi komponen untuk memudahkan pengemasan dan pengiriman.

    “Praktik seperti ini menjadi ancaman serius. Tempat penampungan kendaraan tanpa dokumen sah dapat menjadi ruang bagi berulangnya kejahatan kendaraan bermotor di masyarakat,” ujarnya.

    Sementara, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imannudin menjelaskan, dari lokasi tersebut polisi mengamankan 1.494 unit sepeda motor. Rinciannya, 957 unit masih dalam kondisi utuh dan 537 unit lainnya sudah dalam kondisi terbongkar.

    “Kendaraan tersebut diduga berasal dari perbuatan tindak pidana. Pihak terkait tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan yang sah, seperti faktur maupun dokumen kendaraan lainnya,” kata Iman.

    Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan satu orang tersangka berinisial WS. Penyidik masih mendalami dugaan keterlibatan jaringan lain, mulai dari penyedia kendaraan, pengepul, hingga pihak yang diduga mengirim kendaraan ke luar negeri, termasuk ke Tahiti dan Togo.

    “Saat ini baru satu tersangka yang kami tetapkan. Namun penyidikan masih terus dikembangkan karena perkara ini diduga melibatkan jaringan yang saling berkaitan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Kombes Pol Budi menegaskan, masyarakat, dealer, pelaku usaha, maupun lembaga pembiayaan yang merasa memiliki keterkaitan dengan kendaraan yang sedang didalami dapat berkoordinasi dengan penyidik. Ia memastikan proses hukum dilakukan profesional, transparan, dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

    “Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan. Kami mengajak masyarakat menjaga ketertiban, melindungi data pribadi, serta segera melapor melalui layanan 110 jika mengetahui dugaan tindak pidana,” pungkasnya

  • Dampak Narkoba Pada Otak

    Dampak Narkoba Pada Otak

    Narkoba merusak otak karena zatnya langsung mengganggu cara kerja sistem saraf dan komunikasi antar sel saraf. Dampaknya bukan cuma “bikin teler” sesaat, tapi bisa mengubah struktur dan fungsi otak dalam jangka panjang.

    Ini poin utamanya:

    *1. Mengganggu neurotransmitter*
    Otak kita bekerja lewat sinyal kimia bernama neurotransmitter, seperti dopamin yang bikin kita merasa senang. Narkoba seperti sabu, kokain, atau ekstasi memaksa otak melepas dopamin dalam jumlah besar secara paksa. Lama-lama otak jadi malas memproduksi dopamin alami. Hasilnya: orang jadi sulit merasa bahagia tanpa narkoba, gampang cemas, depresi, dan kehilangan motivasi.

    *2. Merusak struktur dan fungsi otak*
    – *Korteks prefrontal*: Bagian otak untuk ambil keputusan, kendali diri, dan logika. Narkoba melemahkan bagian ini, makanya orang yang kecanduan sering impulsif dan sulit berhenti meski tahu itu bahaya.
    – *Hippocampus*: Pusat memori dan pembelajaran. Zat seperti ganja dan alkohol bisa mengganggu pembentukan memori baru. Itu sebabnya sering lupa atau sulit fokus.
    – *Sistem reward*: Otak jadi hanya merespon narkoba sebagai sumber kesenangan. Hal-hal normal seperti makan, belajar, atau kumpul keluarga jadi terasa hambar.

    *3. Kerusakan fisik pada sel otak*
    Beberapa jenis narkoba seperti inhalan atau lem bisa membunuh sel saraf secara langsung karena sifatnya beracun. Sedangkan narkoba suntik berisiko tinggi menyebabkan infeksi otak karena jarum tidak steril.

  • Kapolda Sumsel Gelar Jumat Curhat Di Masjid Ar-Rahman Talang Betutu, Serap Langsung Aspirasi Warga Soal Air Bersih,

    Kapolda Sumsel Gelar Jumat Curhat Di Masjid Ar-Rahman Talang Betutu, Serap Langsung Aspirasi Warga Soal Air Bersih,

    NextUI hero Image

    PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan kembali mempertegas pendekatan humanis Polri melalui program Jumat Curhat yang digelar langsung bersama masyarakat di Masjid Ar-Rahman, Jalan Rimbo Mulyo, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang, Jumat, 8 Mei 2026.

     

    Forum dialog terbuka yang berlangsung usai salat Jumat berjamaah tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Wakapolda Sumsel, Irwasda Polda Sumsel, Pejabat Utama Polda Sumsel, unsur Forkopimcam Sukarami, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Talang Betutu.

     

    Berbeda dengan forum formal pemerintahan, Jumat Curhat dikemas dalam suasana santai dan setara, di mana masyarakat diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pimpinan tertinggi kepolisian daerah. Forum ini menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang menempatkan komunikasi dua arah dan pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat sebagai fondasi pelayanan publik.

     

    Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat dan kualitas hidup lingkungan sekitar.

     

    Warga bernama Muhammad Khadafi menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan sosial yang telah diberikan Polda Sumsel kepada masyarakat Talang Betutu. Ia berharap program bantuan dan pemberdayaan masyarakat dapat terus dilanjutkan secara berkelanjutan serta tepat sasaran.

     

    Kapolda Sumsel merespons dengan menegaskan bahwa seluruh bantuan sosial dan program kemasyarakatan akan terus dievaluasi agar benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Kapolda juga memastikan seluruh aspirasi warga akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan jajaran terkait.

     

    Aspirasi berikutnya disampaikan oleh Habibullah yang mengusulkan pemanfaatan kolam-kolam masyarakat sebagai sarana budidaya ikan produktif guna mendukung program ketahanan pangan berbasis komunitas. Menurutnya, potensi perikanan lokal dapat menjadi sumber ekonomi tambahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan warga di tingkat kelurahan.

     

    Selain itu, Habibullah juga menyoroti masih adanya kawasan permukiman yang mengalami keterbatasan akses air bersih, khususnya saat musim kemarau.

     

    Kapolda Sumsel menyambut baik usulan tersebut dan menilai gagasan pemberdayaan kolam ikan memiliki nilai strategis apabila dikelola secara berkelanjutan bersama pemerintah daerah dan kelompok masyarakat.

     

    “Kami sangat terbuka terhadap gagasan masyarakat yang produktif seperti ketahanan pangan berbasis kolam ikan. Yang penting konsep pengelolaannya jelas dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Sementara itu, warga lainnya, Adiansyah, menyampaikan keluhan terkait kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak serta minimnya penerangan jalan di beberapa titik lingkungan permukiman. Kondisi tersebut dinilai mengganggu mobilitas warga dan berpotensi memunculkan gangguan keamanan terutama pada malam hari.

     

    Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa persoalan infrastruktur juga berkaitan erat dengan aspek keamanan dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, seluruh masukan warga akan diteruskan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

     

    Kapolda juga meminta jajaran Bhabinkamtibmas, Kapolsek, dan Kapolres untuk terus aktif menyerap informasi lapangan terkait kebutuhan masyarakat hingga tingkat RT dan RW.

     

    Program Jumat Curhat dinilai memiliki nilai strategis sebagai bentuk intelijen sosial modern, di mana kepolisian memperoleh gambaran nyata mengenai persoalan masyarakat secara langsung dari lapangan. Pendekatan ini memperkuat fungsi Polri bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga mitra sosial masyarakat dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga.

     

    Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Polri harus hadir di tengah masyarakat dalam seluruh dimensi kehidupan, tidak hanya ketika terjadi gangguan keamanan.

     

    “Polri hadir bukan hanya ketika ada masalah kriminalitas atau gangguan keamanan. Kami hadir untuk mendengar persoalan masyarakat secara utuh, mulai dari kebutuhan air bersih, ketahanan pangan, penerangan jalan, hingga kondisi infrastruktur. Semua aspirasi hari ini akan kami tindak lanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri,” ujar Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.

     

    Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Jumat Curhat akan terus menjadi program prioritas Polda Sumsel dalam membangun hubungan emosional yang kuat antara Polri dan masyarakat.

     

    “Ketika Kapolda duduk bersama masyarakat di dalam masjid, mendengar satu per satu aspirasi mereka tanpa sekat protokoler, itu menunjukkan bahwa Polri benar-benar hadir sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Jumat Curhat bukan sekadar program, tetapi bentuk pengabdian yang paling nyata,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

     

    Polda Sumatera Selatan memastikan seluruh aspirasi yang diterima dalam kegiatan Jumat Curhat akan dipetakan dan ditindaklanjuti melalui mekanisme koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, BUMD, dan instansi terkait guna menghasilkan solusi konkret dan berkelanjutan bagi masyarakat Sumatera Selatan.

  • Satuan Brimob Polda Metro Jaya Turut Diturunkan dalam Pengamanan Operasi Penindakan Jaringan Internasional

    Satuan Brimob Polda Metro Jaya Turut Diturunkan dalam Pengamanan Operasi Penindakan Jaringan Internasional

    Satuan Brimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk melakukan pengamanan dalam operasi penegakan hukum terhadap jaringan judi online internasional yang berlokasi di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Langkah ini merupakan bentuk sinergi antar-satuan kepolisian guna memastikan proses penindakan berjalan aman dan kondusif.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengonfirmasi kehadiran personel Brimob di lokasi penggerebekan tersebut. Keterlibatan personel bersenjata lengkap bertujuan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan mengingat skala operasi yang menyasar jaringan sindikat lintas negara.

    “Benar, personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi untuk memberikan dukungan pengamanan area. Hal ini dilakukan guna menjamin kelancaran rekan-rekan penyidik di lapangan dalam mengumpulkan barang bukti serta mengamankan para terduga pelaku,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

    Operasi yang dilakukan di salah satu gedung di kawasan Hayam Wuruk tersebut berhasil mengidentifikasi adanya aktivitas perjudian daring yang terhubung dengan jaringan internasional. Saat ini, tim penyidik masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah individu yang diamankan serta menyita barang bukti berupa perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk kejahatan internasional.

    Pihak kepolisian saat ini belum dapat merinci jumlah tersangka maupun peran spesifik dari masing-masing pihak karena proses pemeriksaan masih berlangsung secara intensif. Informasi secara menyeluruh mengenai kronologi dan hasil pengungkapan akan disampaikan secara resmi dalam waktu dekat.
    “Kami meminta masyarakat untuk bersabar. Saat ini tim masih bekerja secara teknis untuk membedah jaringan ini hingga ke akarnya. Rilis lengkap mengenai pengungkapan kasus ini akan segera kami sampaikan segera setelah proses penyelidikan awal dianggap cukup,” tambah Kombes Pol. Budi Hermanto.

    Polda Metro Jaya senantiasa berkomitmen memberantas segala bentuk praktik perjudian dan penipuan yang meresahkan masyarakat. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap bahaya judi online dan penipuan online yang dapat merusak sendi ekonomi dan sosial. Segera laporkan kepada pihak berwajib melalui layanan 110 jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan tertib.

  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri Silaturahmi dengan Sabuk Kamtibmas, Ajak Bersama Jaga Lingkungan yang Aman dan Tertib

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri Silaturahmi dengan Sabuk Kamtibmas, Ajak Bersama Jaga Lingkungan yang Aman dan Tertib

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya, menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Sabuk Kamtibmas di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

    Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara Polda Metro Jaya dengan Sabuk Kamtibmas. Sabuk Kamtibmas dinilai memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, Sabuk Kamtibmas merupakan mitra masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Karena itu, kehadiran mereka juga dapat membantu menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif.

    “Sabuk Kamtibmas memiliki peran penting dalam membantu menjaga lingkungan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari kepedulian bersama untuk menciptakan suasana yang aman dan tertib,” ujarnya.

    Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan, semangat Jaga Jakarta tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian bersama. Ia mengajak Sabuk Kamtibmas untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan kepolisian serta ikut menciptakan suasana yang tertib dan damai.

    “Menjaga Jakarta harus dilakukan bersama-sama. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat kolaborasi dan saling peduli,” katanya.

    Melalui kegiatan ini, Polda Metro Jaya berharap hubungan dengan Sabuk Kamtibmas semakin erat. Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat secara humanis.

    “Terima kasih kepada Sabuk Kamtibmas yang selama ini ikut hadir dalam menjaga lingkungan. Mari kita rawat kebersamaan ini dan bersama-sama menjaga Jakarta agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya.

  • Kapolda Metro Jaya Bersama Wakapolda Silaturahmi dengan Sabuk Kamtibmas, Ajak Bersama Jaga Lingkungan yang Aman dan Tertib

    Kapolda Metro Jaya Bersama Wakapolda Silaturahmi dengan Sabuk Kamtibmas, Ajak Bersama Jaga Lingkungan yang Aman dan Tertib

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya, menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Sabuk Kamtibmas di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

    Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara Polda Metro Jaya dengan Sabuk Kamtibmas. Sabuk Kamtibmas dinilai memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, Sabuk Kamtibmas merupakan mitra masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap keamanan lingkungan. Karena itu, kehadiran mereka juga dapat membantu menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif.

    “Sabuk Kamtibmas memiliki peran penting dalam membantu menjaga lingkungan. Kehadiran mereka menjadi bagian dari kepedulian bersama untuk menciptakan suasana yang aman dan tertib,” ujarnya.

    Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan, semangat Jaga Jakarta tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian bersama. Ia mengajak Sabuk Kamtibmas untuk terus menjaga komunikasi yang baik dengan kepolisian serta ikut menciptakan suasana yang tertib dan damai.

    “Menjaga Jakarta harus dilakukan bersama-sama. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat kolaborasi dan saling peduli,” katanya.

    Melalui kegiatan ini, Polda Metro Jaya berharap hubungan dengan Sabuk Kamtibmas semakin erat. Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat secara humanis.

    “Terima kasih kepada Sabuk Kamtibmas yang selama ini ikut hadir dalam menjaga lingkungan. Mari kita rawat kebersamaan ini dan bersama-sama menjaga Jakarta agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” tutupnya.